Laptop terbuka di atas meja kerja, menggambarkan batas tipis antara alat produktivitas dan beban kerja baru

AI Bukan KPI

Kalimat “kita sekarang perusahaan AI first” terdengar modern sampai ia berubah menjadi ancaman halus: pakai AI, atau terlihat tertinggal. Saya tidak sedang menulis dari posisi anti-AI. Itu terlalu mudah, dan menurut saya tidak akurat. AI bisa sangat berguna. Dalam penelitian NBER terhadap 5.179 agen layanan pelanggan, alat bantu percakapan berbasis AI menaikkan produktivitas rata-rata 14 persen, terutama untuk pekerja baru dan pekerja dengan keterampilan awal lebih rendah [1]. Jadi masalahnya bukan AI. ...

24 Mei 2026, 21:20 WIB · 8 menit · 1671 kata · FD Iskandar
Suasana aksi massa buruh di jalanan kota besar Indonesia, menggambarkan dinamika gerakan pekerja di era modern

Dua Wajah May Day 2026: Antara Panggung Istana dan Suara yang Tak Diundang

Tanggal 1 Mei 2026, Jakarta punya dua panggung. Panggung pertama: Monas. Presiden Prabowo naik podium, menjanjikan rumah murah buat pekerja, cicilan 40 tahun, bunga 5 persen. Satuan tugas anti-PHK dibentuk. Goodie bags berisi beras, gula, minyak goreng dibagikan aparat ke ribuan buruh, sebagian menempuh tujuh jam perjalanan dari Jawa Tengah. Musik, senyum, dan spanduk dukungan menghiasi lapangan. Panggung kedua: depan gedung DPR. Ribuan buruh dari Aliansi Gebrak Buruh dan Rakyat berbaris tanpa goodie bags. Mereka menolak hadir di Monas. Mereka membawa sepuluh tuntutan, dari perlindungan pekerja perempuan sampai penghentian kriminalisasi aktivis. Panggung mereka bukan podium presiden, melainkan mikrofon vokalis band The Brandals yang berteriak: “Uang pajak kita yang membayar program-program pemerintah yang merugikan buruh.” ...

3 Mei 2026, 21:30 WIB · 7 menit · 1284 kata · FD Iskandar