Saya Ferli Deni Iskandar, seorang insinyur. Ada satu pertanyaan yang sejak dulu tidak pernah benar-benar saya tinggalkan: bagaimana sesuatu yang besar dibangun supaya benar dan bertahan. Peradaban, organisasi, sebuah sistem, atau sebaris kode, ternyata pertanyaannya mirip saja.
Bagi saya jawabannya tidak berhenti pada rekayasa. Bangunan setinggi apa pun akhirnya bergantung pada nilai yang dipakai penghuninya untuk menimbang benar dan salah, dan nilai itu saya cari dalam Al-Qur’an.
Dari kursi mana saya menulis
Supaya Anda bisa menimbang penilaian saya, ini posisi saya apa adanya. Saya lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung dan Magister Manajemen Universitas Indonesia. Hampir dua dekade saya bekerja sebagai konsultan teknologi informasi lintas industri, lalu lebih dari satu dekade di ekosistem utilitas air dari kursi teknologi, sistem, data, dan tata kelola.
Minat saya sendiri tidak pernah rapi masuk satu kotak. Sains, logika, dan matematika saya pakai untuk menguji apakah sesuatu memang benar. Teologi dan sejarah untuk bertanya mengapa manusia sampai memilih seperti itu. Politik, ekonomi, dan kehidupan sosial karena di situlah keputusan teknologi akhirnya mendarat dan menimbulkan akibat. Komputer, perangkat lunak, dan kecerdasan buatan karena di sanalah saya paling sering menguji gagasan dengan tangan sendiri. Sisanya soal bagaimana semua itu benar-benar terwujud: organisasi dan perubahannya, proyek dan program, pengadaan, risiko, serta pengembangan usaha.
Utilitas air banyak muncul di situs ini bukan karena ia batas minat saya, melainkan karena di sanalah gagasan-gagasan tadi paling lama saya uji dan bukti lapangannya paling banyak saya punya.
Saya bukan insinyur air, bukan petugas lapangan, dan bukan direksi. Yang saya tawarkan justru posisi di antaranya: cukup dekat untuk merasakan tekanan harian sebuah organisasi, cukup jauh untuk mengenali pola yang berulang lintas sektor. Apa yang saya tulis berpijak pada sistem, angka, pola, dan sumber publik yang dapat diperiksa, bukan pada informasi tertutup milik siapa pun.
Yang paling layak dibaca dari sini
Karya terbesar di situs ini sejauh ini adalah Tetralogi Ketahanan Air: empat buku daring tentang bagaimana institusi air minum Indonesia bertahan (Amanah yang Bocor), menata kendali (Menjinakkan Kotak Hitam), membenahi manusianya (Sindrom Beli Solusi), dan membaca masa depannya (Kesunyian Pipa). Semuanya gratis, tanpa registrasi, dan terus direvisi sesudah terbit.
Selain buku, ada tulisan-tulisan analisis yang menguji satu keyakinan yang sama dari berbagai sisi: kegagalan sistem hampir selalu soal manusia, insentif, dan tata kelola; teknologi hanya mediumnya. Dan ada perangkat kecil untuk menguji ide secara praktis, langsung di peramban.
Tentang situs ini
fdiskandar.com adalah arsip belajar pribadi. Isinya bukan klaim keahlian, bukan portofolio jasa, dan tidak mewakili institusi mana pun. Tulisan diperbaiki ketika ada yang menunjukkan kelirunya, dan koreksi yang terbukti benar tercatat di Catatan Koreksi; menurut saya itu cara kerja yang lebih jujur daripada berpura-pura tidak pernah salah.
Anda bisa menyapa saya di LinkedIn atau membaca tulisan lain di Medium. Untuk koreksi, pertanyaan, atau sekadar bertukar pikiran: [email protected]. Bila ingin dikabari saat ada tulisan baru di sini, tinggalkan email. Tidak untuk jualan apa pun, berhenti kapan saja.
“Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan organisasi mana pun. Informasi yang disajikan bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat profesional.”