Tetralogi Ketahanan Air: Empat Buku, Satu Amanah

Setiap kali saya selesai menulis satu buku tentang air, saya menemukan masalah berikutnya sudah menunggu di balik halaman terakhir. Saya mulai dari kebocoran. Air yang sudah diolah, dipompa, dan diberi bahan kimia, lalu hilang di bawah aspal sebelum sempat menjadi tagihan. Angka resminya tidak main-main: kehilangan air nasional tercatat 33,51 persen dalam Buku Kinerja BUMD Air Minum 2024. Sepertiga produksi menguap menjadi kerugian. Itu masalah yang konkret, terukur, dan mendesak. Maka lahir buku pertama. ...

15 Juni 2026, 21:00 WIB · 7 menit · 1338 kata · FD Iskandar

Monumen Digital: Mengapa Proyek ERP di Indonesia Selesai tapi Tidak Berhasil

Ruang rapat penuh sesak. Direktur berdiri di depan layar yang menampilkan antarmuka modul baru, bersih dan modern. Vendor menyalami semua orang. Fotografer mengabadikan momen. Ada kue tart bertuliskan “Go-Live Sukses!” di sudut meja. Enam bulan kemudian, laporan bulanan di organisasi yang sama masih disusun di Excel. Sistem ERP memang aktif, tetapi dipakai terutama untuk laporan ke atasan. Kerja sehari-hari tetap berjalan di luar sistem. Itulah monumen digital: sistem yang berdiri kokoh, berbiaya miliaran, tapi tidak mengubah satu pun kebiasaan kerja orang di dalamnya. Proyek Enterprise Resource Planning atau ERP (Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan) itu selesai di atas kertas. Tapi tidak berhasil di lapangan. ...

10 Mei 2026, 21:30 WIB · 10 menit · 2068 kata · FD Iskandar
Pipa dan infrastruktur air dengan latar industrial

Smart Meter dan Jebakan Organisasi: Mengapa Teknologi Saja Tak Menurunkan NRW

Catatan Konteks Historis: Tulisan/portofolio ini berasal dari fase awal eksplorasi saya yang berfokus pada infrastruktur kritis (utilitas air). Meskipun studi kasusnya bersifat sektoral, prinsip Systems Architecture, Tata Kelola IT (GRC), dan Resiliensi yang diuji di sini dirancang untuk relevan secara universal dengan lanskap Teknologi Informasi modern. Bayangkan skenario ini. Sebuah PDAM membeli 5.000 smart meter. Nilai kontrak: Rp 2,5 miliar. Pemasok memasang, mengonfigurasi dasbor, memberikan pelatihan dua hari. Manajemen puas. Dasbor menyala: grafik warna-warni, garis tren, peta tekanan. “Kami sekarang 4.0,” kata Direktur Utama di rapat koordinasi dengan Bupati. ...

1 Mei 2026, 21:00 WIB · 9 menit · 1784 kata · FD Iskandar