Yang Terjaga di Lantai Empat Belas
Sains kognitif tentang bagaimana akal paling tajam memilih menjadi tumpul, dan bagaimana pembusukan sebuah negeri sebenarnya dimulai dari satu tanda tangan. Lantai empat belas gedung kementerian itu sunyi pada pukul delapan malam. Hanya ada dengung pendingin udara, dan satu lampu meja yang menyala. Di bawah cahayanya, di atas meja kayu mahoni, sebuah dokumen tergeletak: empat puluh enam halaman, dijepit rapi, sudut-sudutnya mulai menekuk karena terlalu sering dibuka lalu ditutup kembali. ...