Jenderal Tanpa Prajurit

Sejak 2025 sejumlah perusahaan mensyaratkan bukti bahwa kecerdasan buatan tidak sanggup sebelum menambah orang. Tim kecil berdampak besar bukan hal baru; pola itu kini merambat keluar dari perangkat lunak konsumen, fungsi demi fungsi. Perumpamaan pekerja sebagai jenderal berakar pada doktrin perintah misi, dan doktrin itu punya syarat yang jarang dikutip: sekolah bersama bertahun-tahun. Data pekerja bebas Indonesia, 13,60 juta orang dengan pendapatan bersih Rp1,68 juta sebulan, menunjukkan usaha satu orang sudah menjadi kenyataan mayoritas, dan wujudnya kerentanan. Jenderal butuh doktrin, perbendaharaan, dan sekolah staf; tanpa ketiganya, agensi tinggi hanyalah risiko yang berpindah tangan.

1 Oktober 2026, 07:43 WIB · 9 menit · 1716 kata · Ferli Deni Iskandar

Kenapa Kita Sebenarnya Butuh Pekerjaan?

Banyak orang bilang manusia butuh pekerjaan. Kalimat itu terdengar wajar sampai kita bertanya lebih keras: apakah yang kita butuhkan benar-benar pekerjaan, atau hal-hal yang biasanya diberikan oleh pekerjaan? Pertanyaan ini penting karena banyak orang tidak mencintai pekerjaannya. Mereka mencintai gajinya. Mereka mencintai turunnya kecemasan ketika uang masuk pada tanggal tertentu. Mereka mencintai kemampuan membayar rumah, makanan, sekolah anak, kesehatan, cicilan, dan sedikit ruang bernapas. Yang sering dibenci bukan kerja produktif. Yang sering dibenci adalah kehilangan kendali atas waktu, politik organisasi, rapat yang tidak jelas, tanggung jawab tanpa kewenangan, dan rasa harus terus membuktikan diri kepada orang yang belum tentu memahami nilai kerja kita. ...

2 Mei 2026, 21:12 WIB · 10 menit · 1988 kata · Ferli Deni Iskandar