Satu tetes air jatuh di permukaan gelap dan riaknya melebar menjadi lingkaran-lingkaran konsentris

Tetralogi Ketahanan Air: Empat Buku, Satu Amanah

Sepertiga air minum Indonesia hilang sebelum menjadi tagihan, dan itu baru lapisan pertama masalahnya. Di baliknya menunggu tata kelola yang berantakan, manusia yang tidak diurus, dan teknologi yang menggeser fondasi bisnis air itu sendiri. Empat masalah yang bersarang satu di dalam yang lain, dijawab empat buku yang dirancang sebagai satu komposisi: Tetralogi Ketahanan Air. Tersedia daring, gratis, dan terbuka untuk dikoreksi.

15 Juni 2026, 21:00 WIB · 7 menit · 1481 kata · FD Iskandar