Dari Pasal ke Kontrak

Kamis, 27 Juni 2024, Komisi I DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Seminggu sebelumnya, Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya dikunci ransomware Brain Cipher. Menurut paparan menteri, aktivitas berbahaya mulai terjadi pada 20 Juni 2024 pukul 00.54 WIB, dan sampai 26 Juni layanan 239 instansi pengguna terganggu [1]. Kepala BSSN menyebut hanya sekitar 2 persen data PDNS 2 yang punya cadangan di Batam [2]. Soal mengapa banyak instansi tidak punya cadangan, menteri menjawab: “Kebijakan ini kembali ke tenant.” Menurutnya, sebagian instansi terkendala anggaran untuk pengadaan cadangan [3], dan cadangan memang tidak diwajibkan [2]. Cadangan data boleh diambil, boleh tidak. Instansi yang tidak mengambilnya tidak punya cadangan. ...

25 September 2026, 18:03 WIB · 10 menit · 1962 kata · Ferli Deni Iskandar