SUDAH DIREVISI
Mengatur: Spesifikasi teknis meter air minum: kelas, ketelitian, dan syarat bahan.
Diganti oleh: SNI 2547:2019, lalu SNI 2547:2024
Kenapa dibuka: PERINGATAN: versi 2008 sudah dua kali direvisi. Memakainya sebagai acuan spesifikasi pengadaan meter berarti tertinggal dua revisi.
Standar, bukan peraturan perundang-undangan, jadi tidak ada di JDIH. Statusnya ditelusuri ke katalog SNI.
Lihat status seluruh 40 peraturan dalam satu tabel →
SNI 2547:2008#
SPESIFIKASI METER AIR MINUM#
Disclaimer#
Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan organisasi manapun. Informasi disajikan “as is” untuk tujuan edukasi dan diskusi profesional.
Catatan Tambahan: Ini adalah ringkasan teknis dari SNI 2547:2008 untuk keperluan referensi cepat. Selalu merujuk dokumen resmi BSN untuk keperluan legal.
Lampiran I Batas Kesalahan yang Diizinkan (Akurasi)#
Berdasarkan standar SNI 2547:2008, meter air harus memiliki tingkat akurasi tertentu untuk menjamin keadilan transaksi antara penyelenggara SPAM dan pelanggan.
1. Zona Kesalahan Maksimum#
Batas kesalahan penunjukan (error) yang diizinkan pada meter air adalah sebagai berikut:
a. Zona Atas (Q2 s.d. Q4)
Pada rentang debit transisi (Q2) sampai dengan debit maksimum (Q4), kesalahan maksimum yang diizinkan adalah ± 2% dari volume sebenarnya.
b. Zona Bawah (Q1 s.d. <Q2)
Pada rentang debit minimum (Q1) sampai dengan kurang dari debit transisi (Q2), kesalahan maksimum yang diizinkan adalah ± 5% dari volume sebenarnya.
2. Kewajiban Tera Ulang#
Apabila meter air menunjukkan penyimpangan melebihi batas toleransi di atas (di atas 2% untuk debit normal atau 5% untuk debit kecil), maka meter air tersebut dinyatakan rusak atau tidak akurat dan wajib dilakukan penggantian atau kalibrasi ulang (tera ulang) di instansi berwenang.
3. Tekanan Kerja#
Meter air harus mampu beroperasi pada tekanan kerja sampai dengan 16 bar tanpa mengalami kerusakan atau kebocoran.