Paradoks NRW: Mengapa PDAM dengan NRW Rendah Justru Lebih Berisiko

Paradoks NRW: Mengapa PDAM dengan NRW Rendah Justru Lebih Berisiko Ringkasan Eksekutif “Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis sebagai praktisi profesional dan tidak mewakili sikap atau kebijakan resmi dari institusi/perusahaan tempat penulis bekerja.” PDAM yang berhasil menekan angka Non-Revenue Water (NRW) hingga mendekati ideal sering dianggap sebagai teladan efisiensi. Namun, di balik angka yang memukau tersebut, tersembunyi potensi masalah yang lebih besar. Artikel ini mengungkap empat faktor risiko utama: investasi tidak seimbang, tekanan berlebihan pada sistem, data yang tidak akurat, dan kurangnya fokus pada kehilangan air komersial. Dengan rata-rata NRW Indonesia berkisar 30-35% dan kerugian ekonomi mencapai USD 579 juta per tahun, pemahaman mendalam tentang paradoks ini menjadi krusial bagi pengambil keputusan. ...

13 Januari 2026, 21:30 WIB · 6 menit · 1232 kata · FD Iskandar

18 Indikator BPKP Sebagai Prediktor Kerentanan Siber PDAM

Transformasi Paradigma Penilaian Kinerja PDAM Melalui Lensa Ketahanan Siber Ringkasan Eksekutif “Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis sebagai praktisi profesional dan tidak mewakili sikap atau kebijakan resmi dari institusi/perusahaan tempat penulis bekerja.” Di tengah gelombang transformasi digital yang melanda sektor utilitas publik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Indonesia berdiri di persimpangan kritis antara efisiensi operasional dan kerentanan keamanan siber. Laporan riset ini menyajikan analisis komprehensif yang mendekonstruksi kerangka penilaian kinerja tradisional PDAM, khususnya 18 indikator kinerja yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk mengungkap relevansinya sebagai prediktor dini (leading indicators) terhadap risiko keamanan siber. ...

12 Januari 2026, 21:30 WIB · 9 menit · 1727 kata · FD Iskandar

Paradoks Kinerja PDAM: Mengapa BUMD Air Minum Berpredikat 'Sehat' Justru Menyimpan Risiko Kebangkrutan Tersembunyi

Ringkasan Eksekutif Riset ini membongkar anomali struktural dalam tata kelola evaluasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau BUMD Air Minum di Indonesia. Di tengah peningkatan statistik jumlah PDAM berpredikat “Sehat” dalam laporan tahunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terdapat realitas paradoksal: entitas-entitas tersebut justru menyimpan risiko insolvensi laten, stagnasi pengembangan infrastruktur, dan kerentanan ekstrem terhadap guncangan eksternal. Analisis menunjukkan bahwa metodologi saat ini, yang memberikan bobot dominan pada aspek operasional (35%) dibandingkan aspek keuangan (25%), cenderung memberikan insentif pada efisiensi jangka pendek yang semu. Banyak PDAM mencapai skor tinggi melalui pemangkasan biaya pemeliharaan (deferred maintenance) dan penundaan investasi modal (CAPEX), alih-alih melalui optimalisasi pendapatan yang berkelanjutan atau penerapan tarif pemulihan biaya penuh (Full Cost Recovery). Hal ini menciptakan ilusi kesehatan finansial: rasio kas tampak tinggi karena ketiadaan belanja modal, dan rasio operasi tampak efisien karena aset dibiarkan terdepresiasi tanpa penggantian yang memadai. ...

11 Januari 2026, 22:15 WIB · 15 menit · 3149 kata · FD Iskandar

Mengapa 70% Proyek Smart Meter PDAM Gagal Mencapai ROI

Analisis Forensik Kegagalan ROI Proyek Smart Water Meter pada PDAM di Indonesia Ringkasan Eksekutif “Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis sebagai praktisi profesional dan tidak mewakili sikap atau kebijakan resmi dari institusi/perusahaan tempat penulis bekerja.” Di tengah gelombang digitalisasi dan narasi Smart City yang masif, ratusan PDAM berlomba mengadopsi teknologi Internet of Things (IoT) dengan harapan menekan tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, realitas empiris menunjukkan sebuah paradoks: investasi teknologi yang masif justru sering kali berakhir menjadi beban finansial baru, menciptakan aset mangkrak, dan gagal memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan keuangan perusahaan. ...

11 Januari 2026, 09:30 WIB · 10 menit · 1974 kata · FD Iskandar

Konvergensi OT/IT Utilitas Air: Strategi, Arsitektur, dan Implementasi di Indonesia

Ringkasan Eksekutif Industri utilitas air global sedang menjalani metamorfosis fundamental, beralih dari pengelolaan infrastruktur berbasis tenaga kerja manual dan sistem terisolasi menuju paradigma digital yang terintegrasi penuh, yang sering disebut sebagai “Water 4.0”. Inti dari transformasi ini adalah konvergensi antara Teknologi Operasional (OT)—perangkat keras dan lunak yang memantau dan mengendalikan proses fisik—dan Teknologi Informasi (IT)—sistem yang mengelola data untuk pengambilan keputusan bisnis. Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai topik-topik krusial dalam konvergensi OT/IT di sektor utilitas air, dengan fokus khusus pada arsitektur teknis, manfaat operasional, imperatif keamanan siber, serta lanskap implementasi yang unik di Indonesia. ...

5 Januari 2026, 20:54 WIB · 24 menit · 5055 kata · FD Iskandar
💧

Tira

Asisten Digital fdiskandar.com

⚠️ Disclaimer: Tira adalah eksperimen AI edukasi (public beta). Info yang diberikan bersifat umum, tidak mengikat, dan tidak mewakili institusi mana pun. Detail & Syarat.

Chat dengan Tira

Masuk untuk berkonsultasi dengan Tira Assistant (AI).

Masuk dengan Google
📧

Dapatkan Insight Mingguan

Artikel terbaik dan update tools langsung ke email Anda. Satu email per minggu, tanpa spam.